stiewikara.ac.id

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Welcome to STIE WIKARA Purwakarta

Future starts with us !

E-mail Cetak PDF
Terakhir Diperbaharui ( Jumat, 24 September 2010 22:39 )
 
  • N-1
  • N-2
  • N-3
  • N-4
  • N-5
  • N-6

MENYOROT ANGGARAN PENDIDIKAN 20%

News image

Benyamin LakitanSekretaris Menteri Negara Riset dan Teknologi Guru Besar Universitas SriwijayaSelasa,19 Agustus 2008 09:11Berita paling menggembirakan bagi kalangan pendidikan ini akhirnya terdengar juga. Dalam pidato kenegaraan Presiden RI tanggal 15...

Selanjutnya

Krisis AS Tak Akan Ganggu Sektor Energi

Oktober 6, 2008 — dodytwins JAKARTA, MINGGU - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro mengatakan krisis perekonomian di AS tidak akan mengganggu ekspor sektor energi dan pertambangan....

Selanjutnya

Resensi Buku ( Kita Kualat ? )

Judul Buku : KualatPenulis : HMT OppusungguPenerbit : Lembaga Studi Kapasitas Nasional (Jakarta, 2004) 402 halamanHalaman : 402 HalamanOleh Ramadhan KHSIAPA pun yang akan menjadi pucuk pimpinan pemerintahan yang akan...

Selanjutnya

Jangan Wariskan Ekonomi Bobrok

Dr. Boediono Jakarta, Kompas - Siapa pun yang terpilih pada pemerintahan yang akan datang, sebaiknya mendapatkan tongkat estafet perekonomian yang baik yang on going (berjalan), bukan ekonomi yang bobrok. Apa...

Selanjutnya

Kiat Memilih Investasi di Kala Pasar Modal Tak Menentu

News image

Kamis, 9 Oktober 2008 | 09:38 WIB JAKARTA, KAMIS - Ambrolnya pasar modal saat ini membuat para pelaku pasar panik. Alhasil, banyak investor yang melakukan aksi jual dalam bursa. Padahal, langkah...

Selanjutnya

Anggaran Pendidikan 20 Persen Dipenuhi

News image

 KOMPAS/ALIF ICHWAN / Kompas Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan Pidato Kenegaraan dan keterangan pemerintah atas rancangan undang-undang tentang APBN tahun anggaran 2009 beserta nota keuangan dalam Rapat Paripurna DPR di...

Selanjutnya
Baner
think.png

Pesona Purwakarta

    

Why STIE WIKARA

Who's Online

Kami memiliki 3 Tamu online

Kurs Rupiah

Kurs Jual Beli
sumber: KlikBCA.com

Download Browser

Gunakan Browser minimal IE-7 atau FF-3, Browser bisa di download disini :

Baner
Baner

Download Firefox

Download Internet Explorer 7


JAKARTA, KOMPAS.com — Perdagangan bilateral Indonesia dengan Turki masih terbilang kecil dengan nilai kurang dari 2 miliar dollar AS per tahun. Demikian Sekretaris Kabinet Republik Indonesia, Dipo Alam, dalam pembukaan acara Turkish Export Products Fair 2011 di Jakarta, Kamis (2/6/2011).Selama ia menjabat sebagai Sekjen D-8 selama tahun 2007-2009, Dipo menuturkan ada komplain dari pihak Turki. Karena dalam perdagangan Turki dan Indonesia, Turki selalu defisit  400-600 juta dollar AS tiap tahun.

Oleh sebab itu, ia menyebutkan pemerintah menargetkan perdagangan kedua negara dapat ditingkatkan menjadi 10 miliar dollar AS. Secara geografi, jumlah penduduk kedua negara potensial sebagai pasar. "Turki kurang lebih dari 70 juta. Maka kalau digabung antara Indonesia dan Turki, (potensial) market yang dari jumlah penduduknya, ada 300 juta lebih," tuturnya.

Kemudian, dari produk domestik bruto (PDB) kedua negara jumlahnya dapat mencapai Rp 1,6 triliun dollar AS. "Hal penting untuk kedua negara ini karena Turki juga strategis secara geografis untuk Indonesia. Di mana Turki posisinya dekat dengan negara Eropa, Middle East, Afrika Utara, maupun ke Asia Barat," sebutnya.

Posisi ini, lanjut dia, menjadi penting bagi Indonesia untuk dapat masuk ke wilayah tersebut.

Selain itu, untuk mempermudah pengusaha Turki untuk datang ke Indonesia, pemerintah akan membuat konsulat di Istanbul. "(Sehingga) trader tidak perlu nanti apply visanya ke Ankara. Tapi cukup di Istanbul," tambahnya.

Bahkan, transportasi kedua negara ini juga dipermudah dengan bertambahnya frekuensi penerbangan maskapai Turkish Airlines untuk rute Jakarta-Istanbul setiap hari.